
Dilansir dari detik.com, hari Musik Internasional dimulai oleh warga Prancis bernama Maurice Fleuret yang merupakan Direktur Musik dan Tari di Kementerian Kebudayaan.
.
.
Pada Oktober 1982, Maurice Fleuret mengungkapkan bahwa praktek musik bahwa "musik ada di mana-mana namun konser tidak di mana-mana." Fleuret menemukan bahwa setiap satu dari dua orang di Pranis memainkan alat musik.
.
.
Terinspirasi mengenai hal tersebut, Fleuret akhirnya mencari cara untuk menyatukan orang-orang di jalanan dengan musik. Sejak itulah Hari Musik Sedunia atau 'Fête de la Musique' mulai dikenal.
.
.
Hari Musik Dunia pertama kali diperingati di Paris. Fête de la Musique ketika itu menjadi ajang mempromosikan musik dengan dua cara mendorong musisi baru dan profesional untuk tampil di jalanan serta menyelenggarakan konser musik gratis.
.
.
Di bawah slogan 'Faites de la musique' ('Buat musik'), organisasi resmi Fête de la Musique di Paris menganjurkan agar konser dibuat gratis untuk umum dan artis bermain secara gratis. Hal ini juga berlaku secara luas untuk kota-kota lain yang berpartisipasi juga.
